Cara Cepat Mengatasi Firing yang Lambat (Slow Firing) di Mod Vapor Chip DNA

Mod yang memiliki chip DNA masih menjadi primadona di dalam dunia vape. Walaupun sudah ada mod – mod yang memiliki chip lain dengan performa yang bagus, DNA masih banyak peminatnya. Chip Yihi misalnya, yang notabene bisa dikatakan sebagai pesaing dari chip DNA. Tapi bukan berarti chip DNA ini mudah digunakan untuk para vaper pemula. Seperti diketahui, mod yang memiliki chip DNA harus melakukan escribe dulu untuk bisa digunakan secara maksimal. Bukan berarti chip ini tidak bagus tanpa di escribe terlebih dahulu. Tetapi saya merasa kurang gahar saja bila digunakan tanpa escribe, apalagi yang biasa maen Temperatur Control (TC). Tapi tentu saja saya tidak membahas tentang cara melakukan escribe di bahasan kali ini. Untuk cara escribe di mod DNA, bisa kamu cari di Google ataupun Youtube. Sudah banyak yang memberikan tutorial dengan lengkap. Di bahasan kali ini saya hanya akan memberitahu cara cepat mengatasi firing yang lambat (Slow Firing) di Mod Vapor Chip DNA.

Sebagian vaper yang memakai mod dengan chip DNA ini tentunya pernah mengalami takut untuk melakukan escribe. Entah takut kalau salah escribe akan merusak mod ataupun menyebabkan  performa turun. Sebenarnya bisa juga kalau salah escribe bisa menyebabkan performa turun. Tapi bisa dikembalikan ke setting semula asalkan ada setting awal. Jadi usahakan sebelum merubah setting di escribe, ada baiknya kamu mem-backup setting awal dulu. Tapi yang saya bingung, ada yang bilang escribe bisa merusak mod. Kalau escribe bisa merusak mod, kenapa evolve memberikan fungsi escribe tersebut?

Bisa dikatakan, mod ber-chip DNA akan menjadi mod yang sama dengan mod ber-chip selain dna bila tidak dilakukan escribe. Selain ber-chip Yihi tentunya. Beda cerita kalau dibandingkan chip Yihi. Hehehehe. Saya juga kurang mengetahui tentang chip yihi, tapi pernah saya mencoba chip Yihi punya teman. Hasilnya? Chip Yihi memang mantab walaupun tanpa mode TC. Tetapi dengan mode TC, chip DNA masih bisa menyainginya. Walaupun belum bisa dikatakan lebih bagus atau lebih jelek soalnya beda cerita antara TC dan non TC.

Baca Juga :  Cara Flashing Xiaomi Redmi Note 4 Via Recovery Mode (MIUI 8)

Bagi yang memiliki chip DNA tentunya pernah mengalami slow firing atau lambat dalam firing. Jadi ketika firing, walaupun setting watt tinggi tetap saja kurang ngebul. Keadaan seperti ini pasti sangat menjengkelkan saat kita sedang ingin vaping. Slow firing terjadi karena resistensi berubah dari sebelumnya. Singkatnya, setelah memasang atomizer baru atau memasang coil baru, klik firing 1x, akan ada pertanyaan coil baru atau coil lama. Tentunya kamu akan memilih coil baru. Setelah itu vaping seperti biasa. Terkadang resistensi akan berubah seiring pemerataan panas coil ataupun faktor lain yang bisa merubah resistensi. Itulah penyebab slow firing. Sebenarnya resistensi yang berubah karena panas coil itu normal. Oh ya, yang saya ceritakan ini saat kamu menggunakan mode TC dengan wire Stainless Steel (SS). Jadi wire SS ini semakin panas, resistensi coil akan meningkat. Untuk mengatasi slow firing ini, bisa dibaca tutorial dibawah ini.

 

Cara Mengatasi Slow Firing dengan Escribe

Cara ini saya dapatkan dari agan Firdaus Kusuma di Grup Facebook DNA 200 Indonesia (Thanks to agan Firdaus Kusuma)

  • Kamu lakukan build koil terlebih dahulu kemudian jalankan escribe
  • Klik atomizer analyzer, kemudian lihat angka ohm yg ditampilkan (angka yg hurufnya paling besar)
  • Klik overide ohm, isikan angka yg ditampilkan di analyzer tersebut
  • Bila sudah selesai, klik oke
  • Resisten di mod otomatis terkunci dan tidak perlu di upload ke mod

Kalau mau permanen (setiap di escribe, resistensi yang disetting tetap), lakukan langkah berikut ini :

  • Klik atomizer analyzer
  • Lihat dan ingat – ingat angka yang muncul, kemudian tutup saja.
  • Selanjutnya klik tab Profile dan klik Lock Ohm (dibawah tulisan power)
  • Isikan angka resisten yang tertera di atomizer analyzer tadi
  • Lakukan atau klik upload
Baca Juga :  Code Rahasia Pada Ponsel Nokia

 

Cara Mengatasi Slow Firing atau yang Sering Temperatur Protect Tanpa Escribe

Bila kamu tidak mau atau takut melakukan escribe, kamu bisa coba langkah berikut ini :

  • Sebelumnya unlock dahulu resistensi di mod (cara bisa dilihat Di sini)
  • Firing mod sepersekian detik
  • Kemudian lepas atomizernya
  • Pasang kembali atomizer ke mod
  • Lakukan firing
  • Pilih “yes” saat ada pertanyaan “New Coil”
  • Locked kembali resistennya
  • Bila belum ada pertanyaan “New Coil”, lakukan langkah diatas sekali lagi atau sampai muncul pertanyaan “New Coil”.

 

Cara Cepat Mengatasi Slow Firing Tanpa Escribe (Sudah di Escribe Sebelumnya)

Jadi sebelum memulai, lakukan escribe terlebih dahulu. Lakukan escribe hanya untuk membuat minimal 2 profile terlebih dahulu. Setting yang lain, sesuaikan sesuai keinginan tanpa melakukan lock ohm. Cara lock, unlock ohm atau yang lain bisa dilihat di Artikel Ini.

  • Saya asumsikan kamu sudah memiliki 2 profile atau lebih
  • Profile 1 adalah yang ingin kamu pakai (kondisi ohm unlock)
  • Lakukan lock ohm di profile 2 (profile 2 hanya sebagai pancingan saja, jadi berapapun nilai ohm nya, di lock saja)
  • Posisi tombol + dan  – sudah locked. Kalau belum, lakukan lock sebelumnya
  • Ketika terjadi slow firing, klik tombol + atau – 2x dan pilih profile 2 (kondisi locked ohm)
  • Lakukan firing 1x
  • Klik kembali tombol + atau – dan pilih profile 1 kembali (ohm akan berubah)
  • Profile 1 tidak akan slow firing lagi (lakukan lock ohm bila perlu)

Bila kamu membuat coil baru atau memasang atomizer baru, resistensi di profile 1 akan tetap/sama dengan nilai resistensi sebelumnya (bila kamu lock ohm). Unlock ohm dulu sebelum memasang coil baru atau atomizer baru. Bila terjadi slow firing lagi di profile 1, lakukan langkah diatas kembali. Unlock ohm di profile 1 bila masih locked ohm. Pilih profile 2, firing 1x, kembali ke profile 1, firing dan slow firing tidak akan terjadi.

Baca Juga :  Cara Memperbaiki Dual Boot Ubuntu dan Windows (Problem di Boot Windows)

 

Kelemahan metode – metode diatas adalah resistensi menjadi kurang akurat. Misalkan, harusnya 0.3 ohm bisa saja terbaca 0,4 ohm karena kondisi coil panas. Kalau coil dibiarkan dingin, bisa saja resistensi akan terbaca 0,2 dan tentunya akan terjadi slow firing kembali. Kalau resistensi terlalu tinggi, tidak akan terjadi slow firing, tetapi tentunya akan terjadi dry hit kalau kapas kering. Hal ini bukan hanya terjadi di chip DNA saja, di sebagian mod lain non DNA kemungkinan juga seperti itu. Bila terjadi di mod lain, lakukan copot dan pasang atomizer seperti cara diatas.

Sedikit saran saja, lakukan cara – cara diatas saat kondisi coil hangat agar nilai resistensi tidak melenceng terlalu jauh. Jadi bila kamu baru melakukan firing, diamkan sebentar lalu lakukan cara diatas untuk mengatasi slow firing.