Cerita Lucu / Humor : Pelupa dan Pengingat

Aku menemukan secarik surat dari wali kelas putraku, Cameron, 6 tahun, sudah dalam keadaan kumal. Saat aku bertanya ia mengaku lupa memberikannya kepadaku.

Ketika kutanya lagi apakah sudah terlambat untuk membalasnya, dia hanya mengangkat bahu dan berkata, “Mungkin.”

“Ya ampun, Cameron,” kata kakanya yang berusia 8 tahun. “Kenapa sih, kamu pelupa sekali?”

“Ya ampun, Melissa,” balas Cameron, “Kenapa sih, kamu pengingat sekali?”

 

Cerita Lucu / Humor : Hibah

Seorang janda yang baru saja ditinggal mati suaminya, bertanya kepada pengacara suaminya tentang nasib harta peninggalan suaminya.

Sang pengacara mengatakan padanya dengan nada berat, “Maafkan saya,” kata si pengacara. “Suami Anda memberikan semua yang ia miliki ke Panti Janda Miskin.”

“Lalu, bagaimana dengan saya?” si janda bertanya.

“Memang cuma Andalah satu – satu nya yang dia miliki.”

 

Cerita Lucu / Humor : Generasi yang Berbeda

Presiden Amerika Serikat Ronald Reagan, suatu hari mengadakan pertemuan dengan kalangan civitas akademika suatu universitas yang ternama. Seorang mahasiswa berkata bahwa tidak mungkin generasi Reagan mampu memahami generasi muda yang hidup sekarang.

“Mr. Presdien, anda tumbuh di generasi yang sangat berbeda dengan kami,” si mahasiswa berkata. “Generasi kami sekarang menggunakan komputer, pesawat jet, energi nuklir, pesawat ruang angkasa…”

Mahasiswa itu berhenti sejenak. Dalam jeda singkat itu, Reagan menukas, “Anda benar! Di waktu muda, generasi kami memang belum menggunakannya, karena kami masih sibuk menciptakannya.”

 

Cerita Lucu / Humor : Tanda Pangkat Kapten

Aku baru menikah dengan seorang perwira AD. Putriku dari pernikahan sebelumnya, melihat dua garis pangkat kapten di seragamnya, dan berkata, “Itu tombol pause ya?”

 

Cerita Lucu / Humor : Tanggal Kadaluarsa

Harusnya ada tanggal kadaluarsa di setiap pakaian pria untuk memudahkan kami mengetahui gaya mana yang sedang trend dan yang sudah basi.

Baca Juga :  Cerita Lucu / Humor : Menahan Sakit

 

Cerita Lucu / Humor : Anak Miliarder

Seorang miliarder raja minyak Amerika Serikat memberikan saham 49 % saham perusahaannya kepada anak tunggalnya. Si anak tunggal baru saja menyelesaikan kuliah dan mendapat gelar MBA. Tapi ia terkenal tak punya semangat usaha sebesar ayahnya. Anak itu hanya ingin uang banyak tanpa mau kerja keras.

Si anak mau meneriama pemberian saham itu dengan rasa sukacita. Dia mengajukan beberapa pertanyaan kepada ayahnya, “Apa kah saham perusahaan ini cukup menguntungkan?”

“Tentu saja, Nak. Kelompok usaha ini memmpin pasar di banyak bidang usaha.”

“Apakah prospek jangka panjangnya naik?”

“Tentu saja.”

“Kalau pesaing memiliki perusahaan sebagus ini, apakah ayah bersedia membelinya?”

“Tentu saja. Ayah akan membelinya di atas harga pasar.”

“Kalau begitu, mengapa tidak ayah beli saja jatah saham saya?”

 

Cerita Lucu / Humor : Ilmu Membedakan Kuda

Pat dan Mick masing – masing memiliki seekor kuda tetapi mereka sama sekali tidak dapat membedakan dan mengenali kuda yang menjadi milik masing – masing.

Untuk mengatasi masalah itu, Pat membuang ekor kudanya. Selama beberapa waktu, kedua kuda itu tidak lagi saling tertukar oleh mereka.

Tapi sialnya , kuda milik Mick kemudian kehilangan ekor pula dalam suatu kecelakaan. Pat dan Mick kembali menghadapi persoalan untuk mengenali kuda masing – masing.

Untuk mengatasi persoalan itu, akhirnya Pat dan Mick menemui orang tua yang terkenal bijak di kampung mereka. Setelah lama memepertimbangkan keluhan Pat dan Mick serta mengamati kedua ekor kuda yang dimaksud, orang tua yang bijak itu memberi nasihatnya, “Sebetulnya gampang sekali membedakan kedua kuda ini. Lihatlah baik – baik, tinggi kuda ini tidak sama kan? Kuda yang putih lebih pendek sekitar tiga centimeter dari kuda yang hitam.”

Artikel Terkait

Baca Juga :  Cerita Lucu / Humor : Beruntungnya Guru Ngaji