Fungsi dan Shortcut untuk Pengoperasian Tombol di Mod Vapor yang Memiliki Chip DNA

Bagi kalangan vaper, tentunya sudah mengenal tentang chip DNA. DNA adalah chipset dari Evolv yang memiliki fitur temperatur control, variable wattage, dan juga support Escribe. Bagi kamu yang tidak familiar dengan Evolv, evolv adalah perusahaan yang dikenal menciptakan variabel watt dalam vaping dan menghasilkan beberapa chip dengan kualitas terbaik dalam bisnisnya. Ada beberapa chip dari produk mereka antara lain chip DNA 75, DNA 200 dan DNA 250. Perbedaan paling jelas antara DNA 75 dan DNA yang lain adalah outputnya. Seperti namanya masing-masing, DNA 75 memiliki output sebesar 75 watt, DNA 200 bisa mencapai output sebesar 200 watt dan DNA 250 sebesar 250 watt. Karena keistimewaannya tersebut, maka chip DNA dipasangkan di beberapa mod terkenal seperti Hugo, Skar, Therion, Finder, Lavabox dan lain – lain. Tetapi dalam penggunaanya, sebagian besar dari mereka telah memodifikasi firmware dari chip DNA tersebut. Misalkan Therion 133 menggunakan chip DNA 200 tetapi di modifikasi untuk bisa menggunakan baterai 18650 dengan output power sebesar 133 watt, bukan 200 watt. Begitu juga dengan DNA 250, biasanya akan di modifikasi dengan maksimal watt sebesar 166/167 watt seperti di Therion 166 atau Finder 167.

Mod dengan chip DNA akan memiliki 3 tombol yang memiliki fungsinya masing – masing. Tombol Firing (paling besar), tombol (+) dan tombol (-). Sebagian mod juga mempunyai lampu led kecil (warnanya bisa dirubah melalui escribe). Mungkin beberapa vaper masih bingung atau lupa dengan fungsi dari gabungan tombol – tombol tersebut. Saya pun sering lupa dengan fungsi – fungsi tombol itu. Jadi tulisan saya ini mungkin bisa digunakan untuk pengingat dari kegunaan tombol – tombol tersebut. Ini pun sebagai pengingat kalau saya lupa. Hehehehehe…..

Baca Juga :  Masalah Umum yang Terjadi pada Mods Vaporizer dengan Chip DNA

Fungsi atau shortcut pengoperasian dari tombol – tombol mod dengan chip DNA antara lain :

  1. Lock / Unlock Fire : Digunakan untuk mengunci atau membuka tombol firing. Caranya adalah dengan menekan tombol fire 5 sebanyak 5 kali (bisa disetting dengan escribe)
  2. Lock / Unlock Power : Digunakan untuk mengunci atau membuka perubahan power atau watt. Caranya adalah dengan menekan dan menahan tombol (+) dan tombol (-)
  3. Lock / Unlock Resistance : Digunakan untuk membuka atau mengunci resistensi (ohm locking untuk pengguna TC wire seperti SS, Ni200, Titanium dan lainnya). Caranya adalah lakukan Lock Fire terlebih dahulu, kemudian tekan dan tahan tombol fire dan tombol (+) bersamaan
  4. Change Temperatur : Digunakan untuk merubah suhu. Caranya adalah lakukan Lock Fire terlebih dahulu, kemudian tekan dan tahan tombol (+) dan tombol (-). Setelah muncul nilai suhu, tekan tombol (+) atau tombol (-) untuk merubah suhu
  5. Change Profile : Digunakan untuk merubah profile yang telah tersimpan di memory. Caranya adalah lakukan Lock Power terlebih dahulu, kemudian tekan 2 kali tombol (+) atau tombol (-)
  6. Change Wire Material : Digunakan untuk mengganti jenis kawat atau wire material di profile yang sedang dipakai. Caranya adalah lakukan Lock Fire terlebih dahulu, kemudian tekan dan tahan tombol Fire, tombol (+) dan tombol (-) secara bersamaan
  7. Stealth Mode / Normal Mode : Digunakan untuk menyembunyikan tampilan layar. Caranya adalah lakukan Lock Fire terlebih dahulu, kemudian tekan dan tahan tombol fire dan tombol (-) bersamaan. Bila layar mod kamu mati tetapi masih bisa firing, bisa dicoba dulu cara ini. Siapa tahu memang mod kamu dalam posisi Stealth Mode, bukan layarnya mati atau rusak.

Sebagai tambahan saja, chip DNA tidak bisa dimatikan atau off seperti mod lain. Tapi tenang saja, chip DNA akan melakukan fungsi stand by jika tidak digunakan dalam beberapa waktu (bisa disetting waktunya dengan escribe). Demikianlah beberapa fungsi pengoperasian dari tombol mod dengan chip DNA. Semoga bermanfaat…!!!

Baca Juga :  Cara Cepat Mengatasi Firing yang Lambat (Slow Firing) di Mod Vapor Chip DNA